Pernahkah Anda bertanya-tanya bagaimana para ilmuwan dapat mengidentifikasi patogen mikroskopis yang bersembunyi di dalam hewan, makanan, atau lingkungan?,kami meneliti teknologi reaksi rantai polimerase (PCR) sebuah alat laboratorium penting yang berfungsi sebagai "mikroskop molekuler" untuk mendeteksi Brucella, salah satu ancaman bakteri yang paling sulit dipahami oleh kedokteran.
Brucella, penyebab brucellosis (juga dikenal sebagai demam Malta atau demam Mediterania), mungkin tidak diakui secara luas tetapi menimbulkan tantangan kesehatan masyarakat yang signifikan.Bakteri ini menginfeksi berbagai hewan dan menular ke manusia melalui berbagai caraInfeksi dapat menyebabkan demam, kelelahan, nyeri sendi, dan dalam kasus yang parah, komplikasi kardiovaskular atau neurologis.Metode deteksi tradisional seringkali tidak memiliki kecepatan dan sensitivitas yang diperlukan untuk diagnosis tepat waktu, membuat teknik molekuler canggih penting.
Bayangkan mencari satu butir pasir tertentu di pantai - tugas yang mustahil tanpa amplifikasi. teknologi PCR memecahkan tantangan ini dengan secara eksponensial mereplikasi urutan DNA target,mengubah jumlah jejak materi genetik menjadi jumlah yang dapat dideteksiUntuk deteksi Brucella, PCR kuantitatif real-time (qPCR) mewakili lompatan teknologi ke depan, menggabungkan amplifikasi dengan pengukuran berbasis fluoresensi secara bersamaan.
Tidak seperti PCR konvensional, real-time qPCR memantau sinyal fluoresensi selama setiap siklus amplifikasi.peningkatan fluoresensi secara langsung berkorelasi dengan jumlah DNA asliPendekatan ini memberikan dua keuntungan penting:
Kemampuan ini terbukti sangat berharga untuk diagnosis klinis, pemantauan pengobatan, dan penyelidikan epidemiologis.
Laboratorium Departemen Layanan Kesehatan Negara Bagian Texas (DSHS) mengikuti protokol pengujian yang ketat (Prosedur #: BTA0025, CPT: 87798) untuk deteksi Brucella.Tes PCR real-time ini mengidentifikasi beberapa spesies Brucella termasukB. aborsi,B. canis,B. melitensis, danB. aku.
Semua spesimen membutuhkan kemasan tiga kali sesuai dengan peraturan IATA dan CFR 49 untuk transportasi zat menular.
Laboratorium memberikan hasil awal dalam waktu satu hari setelah sampel diterima. laporan akhir mungkin membutuhkan 1-21 hari tergantung pada kompleksitas sampel.Keterbatasan tes termasuk potensi negatif palsu dari penyimpanan/transportasi yang tidak tepat atau inhibitor dalam matriks sampel.
Ketika dikombinasikan dengan identifikasi spesies Brucella yang definitif, pengujian ini memberikan karakteristik patogen yang komprehensif untuk aplikasi klinis dan epidemiologis.
Kontak Person: Mr. Huang Jingtai
Tel: 17743230916