Seiring meningkatnya ancaman virus flu burung (AIV) secara global, diagnosis yang tepat waktu dan akurat menjadi sangat penting untuk pengendalian penyakit yang efektif. Terutama untuk flu burung yang sangat patogen (HPAI), potensi penularannya yang cepat dan risiko infeksi lintas spesies menjadikan deteksi dini sangat penting. Teknologi real-time quantitative polymerase chain reaction (Real-time PCR), dengan sensitivitas, spesifisitas, dan kemampuan respons cepatnya yang tinggi, telah muncul sebagai standar emas untuk mendeteksi RNA AIV. Panduan komprehensif ini merinci protokol pengujian PCR flu burung (AIPCR), prosedur pengumpulan sampel, dan pedoman pengiriman untuk mendukung lembaga penelitian, laboratorium diagnostik veteriner, dan profesional peternakan.
AIPCR memanfaatkan real-time fluorescence quantitative PCR untuk memperkuat dan memantau urutan genomik AIV tertentu melalui primer dan probe yang ditargetkan. Dengan mengukur sinyal fluoresensi yang terakumulasi, tes ini secara kualitatif dan kuantitatif mengidentifikasi keberadaan RNA virus. Keunggulan utama meliputi:
Aplikasi teknologi ini meluas di luar unggas ke mamalia yang rentan terhadap infeksi AIV, termasuk deteksi HPAI baru-baru ini pada populasi sapi di mana AIPCR terbukti instrumental untuk penahanan. Pengawasan lingkungan juga dapat memanfaatkan metode ini jika diperlukan.
Pengujian AIPCR standar biasanya memberikan hasil dalam 1-3 hari kerja setelah sampel diterima. Untuk kasus mendesak:
Penanganan spesimen yang tepat memastikan hasil tes yang andal:
Untuk pengiriman skala besar, laboratorium merekomendasikan koordinasi lanjutan untuk memastikan alokasi sumber daya yang memadai.
Semua hasil positif akan menjalani pengujian konfirmasi di laboratorium referensi yang ditunjuk. Metodologi penargetan asam nukleat hanya menggunakan teknologi real-time PCR.
Pengujian AIPCR merupakan alat penting dalam pengawasan flu burung, menggabungkan presisi molekuler dengan efisiensi operasional. Kepatuhan terhadap protokol pengumpulan, transportasi, dan pengiriman yang terstandarisasi memaksimalkan akurasi diagnostik, membentuk dasar untuk penahanan wabah yang tepat waktu dan perlindungan kesehatan hewan. Komunikasi proaktif dengan fasilitas pengujian memastikan pemanfaatan sumber daya yang optimal, terutama untuk kebutuhan pengujian bervolume tinggi atau khusus.
Kontak Person: Mr. Huang Jingtai
Tel: 17743230916